Image may contain: one or more people“Ibu hamil itu bukan orang sakit, tetapi orang yang membutuhkan perhatian dan perawatan prima.”. Dia orang yang sedang diberi amanah oleh Tuhan, untuk menjadi perantara keberlanjutannya ras manusia, dan hadirnya buah cinta dalam sebuah keluarga. Itulah beberapa penggalan ekspresi, saat seseorang ditanya mengenai makna kehamilan bagi diri dan kehidupannya. 

Sebagaimana diketahui bersama, kehamilan adalah salah satu peristiwa besar dalam kehidupan manusia, khususnya dalam siklus kehidupan seorang perempuan. Bahkan, dalam konteks tertentu, walaupun tidak selalu tepat, seorang perempuan akan dinilai sempurna kesempurnaannya, jika dirinya belum bisa memberikan keturunan kepada keluarganya.

Sikap, persepsi dan perilaku seperti itu, ada di masyarakat. Walaupun bukan dan tidak perlu dijadikan dalil dalam berpikir atau bertindak. Karena sesungguhnya, antara persepsi dan tindakan itu, ada nilai sosial dan nilai budaya yang tumbuhkembang di sekitar masyarakatnya. Artinya, bisa jadi, di kelompok masyarakat tertentu, persepsi dan perilaku sebagaimana yang dipaparkan tadi tidak berlaku.

oleh karena itulah, dalam memahami fenomena kehamilan, dan juga praktek pertolongan persalinan, membutuhkan adanya peran pemahaman dan pendekatan ilmu sosial dalam memahaminya.

Alhamdulillah, saat ini kita bisa memanfaatkan wacana ilmu sosial dan budaya dasar, guna memahami fenomena kehamilan dan atau membantu dalam meningkatkan layanan dan pertolongan persalinan.

Identitas buku, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar : Buku Ajar Kebidanan, karya Momon Sudarma, Salemba Medika, 2017.

Advertisements