Dalam benak kita, poPresiden Kembali Kumpulkan Tokoh Kerukunan Umat Beragama (Video)litik bukanlah segalanya. Dalam berpolitik, tidak boleh diepaskan atau dipisahkan dari aspek hukum, terlebih lagi dari masalah agama. Politik tanpa hukum, anarkis, Hukum tanpa politik, lumpuh. Sementara politik dan hukum, tanpa agama, akan hilang rasa-kemanusiaan dan keadilannya.

Presiden berucap (lagi), dihadapan peserta pertemuan dengan sejumah tokoh, dalam kegiatan forum kerukunan umat beragama.  Pertemuan itu, disandarkan pada bentuk keprihatinan terhadap kondisi kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama selama ini.

Imbas dari kasus Pilkada DKI Jakarta, menyimpan kekhawatiran luar biasa kepada pengeleola negeri ini. Khawatir kasus DKI Jakarta, berimbas dan menular ke daerah-daerah lain. Dengan keprihatinan itulah, di forum itu, terungkap penjelasan Presiden, bahwa “persoalan yang muncul biasanya bermuara ke politik sehingga perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi campur aduk persoalan yang berada di wilayah politik, hukum, dan agama”.

Pernyataan ini, perlu diklarifikasi dan dikonfrmasi ulang. Lebih jauhnya lagi, kita perlu cermat menggal persoalan ini.

Pertama, apa iya, masalah keberagamaan selama ini, karena elit politik atau masyarakat mencampuradukkan agama, hukum dan politik ? apakah kasus DKI Jakarta, adalah gambaran prasangka kita tadi itu ?

Kedua, pemikiran terbaliknya, malah kita bisa menduga, bahwa kasus kita selama ini, karena politik tidak dilandasi oleh nilai-nilai agama. Elit politik lebih mengedepankan nafsu kekuasaannya, dibandingkan etika berpoitiknya.

Kasus korupsi,  narkoba, perselingkuhan, pemerasan (mama minta pulsa) adalah kelakuan politisi yang banyak terungkap dan terjasi selama ini. Pertanyaannya adalah, apakah kelakuan itu, karena agama bercampur dengan hukum dan poitik, atau kelakuan politisi yang tidak disertai etika politik (nilai-nilai agama).

Dalam benak kita, politik bukanlah segalanya. Dalam berpolitik, tidak boleh diepaskan atau dipisahkan dari aspek hukum, terlebih lagi dari masalah agama. Politik tanpa hukum, anarkis, Hukum tanpa politik, lumpuh. Sementara politik dan hukum, tanpa agama, akan hilang rasa-kemanusiaan dan keadilannya !

Advertisements