Ternyata Jadwal Tidur Bisa Prediksi Kematian ManusiaTRIBUNLAMPUNG.CO.ID, CALIFORNIA – Kebiasaan tidur ternyata tak hanya menentukan aktivitas Anda sehari-hari, tetapi juga bisa memprediksi kesehatan, bahkan waktu kematian. Orang yang memiliki kebiasaan bangun pagi dan tak suka begadang bersifat baik bagi kesehatan dibandingkan dengan orang yang hobi begadang. 

Dilansir dari Huffington Post, Selasa (9/12), Berdasarkan hasil penelitian, para peneliti menemukan bukti jika orang yang terbiasa bangun pagi dan tak tidur terlalu malam bersifat lebih aktif dan optimis. Mereka juga memiliki risiko depresi yang lebih rendah.

Tidak hanya itu saja, Mitchell Moffitt yang merupakan salah satu orang yang melakukan penelitian tersebut mengungkapkan bahwa orang yang lebih aktif di pagi hari berkemungkinan lebih kecil untuk mengalami kecanduan nikotin, alkohol, rokok, dan makanan junk food.

Sebaliknya, orang yang lebih sering begadang dan aktif di malam hari memiliki struktur otak yang berbeda. “Mereka memiliki lebih sedikit bagian putih dalam otak yang berkaitan dengan produksi hormon kebahagiaan. Hasilnya, orang yang sering begadang akan lebih rentan terkena stres dan depresi karena produksi serotonin dan dopamin yang sedikit,” ujar Mitchellt.

Uniknya, orang yang suka begadang juga memiliki kelebihan, yaitu mereka diketahui lebih kreatif, memiliki kemampuan kognitif yang lebih tinggi, dan lebih berani mengambil risiko.

Tidak hanya itu saja, kebiasaan tidur ternyata juga bisa digunakan untuk memprediksi waktu kematian. Penelitian mengungkap bahwa orang yang memiliki kebiasaan aktif di pagi hari lebih banyak meninggal pada pukul 11 siang. Sementara orang yang lebih aktif di malam hari berkemungkinan tinggi juga meninggal sekitar sore dan malam hari, yaitu pukul enam petang. (Cesariana Sitanggang)

Sumber : Huffington Post

http://lampung.tribunnews.com/2014/12/09/ternyata-jadwal-tidur-bisa-prediksi-kematian-manusia

Advertisements