MPGBenarkah setiap orang butuh pengetahuan geografi ? Bisa Ya, juga bisa tidak. Untuk menegaskan mengenai posisi kita, dan atau jawaban kita terhadap pertanyaan itu, bukan saja butuh jawaban, tetapi membutuhkan argumentasi yang objektif dan realistik. Artinya, jawaban itu bukan sekedar retorika, tetapi memang benar-benar mengangkat isu atau kebutuhan dasar masyarakat pada umumnya.

Terkait dengan pertanyaan itu pula, merangsang muncul pertanyaan lain, yakni untuk apa buku ini ditulis, dan ditujukan kepada siapa ? apakah, memang orang-orang dimaksud, benar-benar membutuhkan pengetahuan geografi ?

Bila diperhatikan dengan seksama, ciri dari manusia modern itu adalah mobilitas, atau pergerakan dari satu tempat ke tempat lain. Orang Bandung pindah ke Bali, dari Bali ke Boston, dari lokasi itu kemudian pindah lagi ke kota-kota di Brazilia. Atau arus dengan berbeda arah. Inti persoalannya, di zaman sekarang ini, hampir setiap saat, terjadi peralihan orang, barang dan keuangan dari satu tempat ke tempat lain.

Bila dicermati dengan baik, perpindahan dari satu tempat ke tempat lain itu, tidak sekedar membawa tubuh atau bekal. Tetapi, juga dituntut pengetahuan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan. Untuk sampai bisa beradaptasi dengan lingkungan, sudah tentu dibutuhkan pengetahuan mengenai lokasi yang akan dikunjungi. Pada konteks itulah, kita membutuhkan pengetahuan geografi. Karena itu pula, tidak mengherankan, bila Spellman (2010) menyusun panduan informasi kepada warga dunia modern ini, dengan judul pengetahuan geografi bukan untuk geographer (geography for nongeographer).[1] Buku ini, berisikan informasi geografi yang bisa dimanfaatkan oleh warga dunia, kendati pun mereka itu bukan seorang geograf.

Karena itulah, maka target dari buku ini bukan untuk kalangan akademisi (semata). Buku ini tidak sekedar dimaksudkan untuk kalangan akademisi. Buku ini dimaksudkan untuk setiap orang. Dengan kata lain, diharapkan, anak-anak pelajar, akademisi, profesional, pengusaha, politisi, birokrat, pelancong dan atau budayawan, serta jurnalis pun mendapatkan manfaatnya dari informasi-informasi geografi ini. Karena itu, buku ini diberi judul “geografi untuk semua (geography for all).

Apakah mereka itu membutuhkan wacana seperti ini ? ada lima alasan, yang bisa diajukan sebagai bahan refleksi.

Pertama, adakah diantara kita yang tidak tinggal di planet bumi ? maksudnya, bila ada yang menjawab, ‘ada’, maka hanya kelompok itulah yang tidak membutuhkan pengetahuan geografi. Buku ini, tidak dimaksudkan bagi orang yang tidak tinggal di planet bumi ini. Buku ini dimaksudkan untuk mereka-mereka yang tinggal di planet bumi.

Kedua, andaipun sudah tinggal di planet bumi, adakah diantara kita yang tidak membutuhkan sumberdaya alam di planet bumi ? boleh saja, kita mengatakan, tinggal di planet bumi, tetapi merasa tidak butuh geografi. Tetapi, pertanyaan kedua ini perlu dijawab. Terhadap kelompok orang ini, dapat diajukan pertanyaan, apakah mereka tidak memanfaatkan sumberdaya alam planet bumi ? artinya, bila merasa butuh sumberdaya alam yang ada di planet bumi, maka dia perlu pengetahuan mengenai bumi, atau perlu pengetahuan mengenai bumi.

Ketiga, bila sudah memanfaatkan sumberdaya alam, apakah ada diantara kita yang tidak merasa butuh akan kelestarian planet bumi ? setiap hari kita menggali atau memanfaatkan sumberdaya alam di planet bumi ini, apakah kita sadar, bahwa hal itu akan menyebabkan daya dukung bumi semakin berkurang ? adakah diantara kita yang tidak merasa butuh kelestarian planet bumi ?

Hanya mereka yang tidak butuh kelestarian planet bumi itulah, yang tidak akan merasa butuh informasi mengenai bumi atau geografi. Sementara, bagi kita semua, yang butuh kelestarian planet bumi perlu terus berusaha mengenali dan memahami strategi pelestarian planet bumi.

Kemudian, keempat, untuk menjaga kelestarian planet bumi ini, adakah diantara kita merasa tidak perlu berperan dalam menjaga kelestarian bumi tersebut ? masalah ini, bukan saja, pada kebutuhan untuk menjaga kelestarian, tetapi lebih mengacu pada masalah pembagian tugas dan peran kita dalam menjaga kelestarian planet bumi.

Saya melihat bahwa untuk menjaga kelestarian planet bumi ini, tidak bisa diserahkan pada satu orang atau sekelompok orang. Untuk menjaga kelesatarian planet bumi ini, butuh peran nyata dan peran serta dari setiap orang, tanpa terkecuali. Siapapun kita, dalam jabatan apapun kita, di manapun tempat tinggal kita, perlu mengambil peran untuk bisa mendukung pada usaha-usaha kelestarian alam.

Makna bhinneka tunggal ika, perlu kita maknai, “berbeda peran, tetapi tetap satu tanggungjawab, yaitu melestarikan lingkungan”, different roles but one purpose. Inilah yang perlu ditunjukkan, dan dibudayakan dalam kehidupan kita saat ini. Inti katanya, setiap diantara kita dituntut untuk menunjukkan peran sesuai dengan status sosial dan kemampuannya masing-masing.

Terakhirnya, mari kita jawab sendiri, adakah diantara kita, yang tidak berminat untuk mendapat kebahagiaan geografik ? maksudnya, adakah diantara kita, yang tidak berhasrat untuk mendapatkan kebahagiaan, dimanapun kita tinggal ? saya merasa yakin, bahwa tidak ada diantara kita, yang tidak mengharapkan tidak bahagia ?

Bila kita melakukan perjalanan, kemanapun kita melangkah, kita berharap besar, mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan kebahagiaan. Bahagia yang ditinggalkan, bahagia di perjalanan, dan bahagia di tempat tujuan. Kebahagiaan-kebahagiaan itu, sudah tentu membutuhkan keterampilan hidup praktis, yaitu beradaptasi dengan lingkungan. Untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan itulah, geografi memiliki peran untuk memberikan informasi mengenai lingkungan-lingkungan geografi.

Dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itulah, saya merasakan bahwa informasi geografi ini menjadi penting dan strategis bagi siapapun. Karena, sesungguhnya, tidak ada satu orang pun diantara kita, baik masa lalu maupun sekarang, yang memberikan jawaban kata “tidak” terhadap lima pertanyaan tersebut.

——————————————–

[1] Frank R. Spellman. 2010. Geography for Nongeographers. Government Institute. An imprint of The Scarecrow Press, Inc.UK.

Advertisements