Hanya sekedar bernostalgia.  Tulisan kali ini pun sekedar mengenang, ingatan  masa lalu, saat mengisi –atau lebih tepatnya mengomentari, pertanyaan yang diajukan Panitia Pendidikan dan Latihan Profesi Guru bidang Mapel Geografi 2012.

Bila tidak salah ingat, soal itu diawali oleh paparan mengenai lingkungan geografi (geosfera).  Kemudian, yang ditanyakan  adalah bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi untuk kepentingan pembelajaran geografi.  Dalam konteks ini, saya mohon maaf, dalam paparan kali ini, agak melebar dari sekedar menguraikan pengalaman menjawab soal Essay PLPG Geografi ke tema-tema yang lebih luas. Satu sisi, karena saya sendiri lupa lagi dengan teks soalnya, dan sisi lain, dengan harapan dapat meningkatkan kesiapan kita dalam menjawab pertanyaan yang beragam

 

  1. Bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi sebagai bahan ajar pembelajaran geografi ?

Bahan ajar artinya adalah materi atau bahan yang disusun secara sistematis untuk kepentingan pembelajaran. Oleh karena itu, menjadikan lingkungan geografi sebagai bahan ajar, maksudnya yaitu menjadikan lingkungan sebagai bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran dan rencana pembelajaran.

Selama ini, kita hanya memanfaatkan buku sebagai bahan ajar, atau lebih sempit lagi, yaitu LKS. Padahal, dalam rencana pelaksanaan pembelajaran itu (RPP), mestinya dapat dicantumkan pula lingkungan geografi sebagai bagian dari bahan ajar pembelajaran geografi.

 

2. Bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi sebagai materi pembelajaran geografi ?

Materi ajar artinya kompetensi yang harus dimiliki siswa.  Kompetensi itu, baik yang bersifat pengetahuan, sikap maupun psikomotor. Sehubungan hal ini,  menjadi lingkungan geofrafi sebagai materi pembelajaran, artinya keadaan lingkungan sebagai materi ajar geografi.

Hal ini mengartikan bahwa materi ajar geografi, hendaknya berkesuaian dengan lingkungan yang ada di sekitar kita. Bagi mereka yang ada di pantai, mengajarkan masalah pantai dan laut, sedangkan yang ada di perkebunan, akan berbeda pula dengan mereka yang ada di pegunungan. Semua itu menunjukkan bahwa  pembelajaran geografi, bisa diselaraskan dengan lingkungan geografi di sekitarnya, dan menjadikan lingkungannya sebagai materi ajar geografi.

 

3. Bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi sebagai sasaran pembelajaran geografi ?

Pembelajaran geografi, dimaksudkan untuk membangun kemampuan siswa dalam beradaptasi dengan lingkungan. Dengan belajar geografi, dia bisa beradaptasi  dengan lingkungannya masing-masing.

Dalam hal ini, materi ajar geografi, hendaknya bisa dimanfaatkan oleh siapapun, untuk bisa hidup beradaptasi dengan lingkungannya. Spellman (2010) menyebutnya, geography  for nongeographer. Artinya,  pembelajaran geografi bisa dimanfaatkan oleh siapapun untuk bisa hidup di lingkungannya secara maksimal. Itulah yang dimaksud dengan  lingkungan geografi sebagai sasaran pembelajaran.

 

Dalam konteks pembangunan pun, agenda pembangunan harusnya menerapkan model pembangunan yang berwawasan lingkungan. Artinya pembangunan yang bisa melestarikan lingkungan, memanfaatkan lingkungan dan meningkatkan kualitas lingkungan. Itulah yang disebut sasaran pembelajaran.

 

4. Bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi sebagai sumber pembelajaran geografi ?

Sumber belajar maksudnya menjadikan lingkungan geografi sebagai bahan pembelajaran.  Selama ini, sumber belajar sering sekedar mengacu pada buku, LKS atau film. Padahal,  lingkungan geografi pun bisa dimanfaatkan sebagai  sumber belajar geografi. Misalnya memanfaatkan musium untuk pembelajaran geografi,  kunjungan ke tangkuban perahu untuk pembelajaran vulkanisme, dan pengamatan ke perumahan dan pemukiman untuk pembelajaran mengenai lingkungan hidup.

 

5. Bagaimana memanfaatkan lingkungan geografi sebagai media pembelajaran geografi ?

Media pembelajaran artinya alat bantu pembelajaran.  Jenis media pembelajaran, bisa benda, orang atau alat, termasuk juga lingkungan belajar. Maksud di manfaatkan media, adalah untuk perantara dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Saat kita melaksanakan pembelajaran geografi, bisa memanfaatkan kondisi lingkungan sekitar dalam menjelakan perubahan iklim global. Memanfaatkan pola saluran selokan di pemukiman rumah, untuk menjelaskan pola aliran sungai. Memanfaatkan jumlah kendaraan di parkiran untuk menjelaskan kepadatan penduduk, kepadatan lalu lintas dan juga polusi udara atau pencemaran lingkungan.

 

Advertisements