Sekecil apapun, pengurangan, jika tidak diimbangi dengan pelipatan tambahan kebaikan, akan menyebabkan kita berada pada lembah keterpurukan ! Karena itu, imbangi pengurangan dengan pelipatan tambah, insya Allah Anda akan berada pada puncak impian !

Subhanallah. Pagi ini, saya ingin mengutarakan pikiran dan perasaan ini di media ini.  Saya ini, gelisah.  Gelisah dengan keadaan sendiri. Mengapa semua ini terjadi ?

Belum lama.  Saat ini pun, ku coba buka kembali. Sebuah buku tulisan dari Gabrielle Bernstein. Karya tulis yang dipublikasikan tahun 2010 itu, berjudulkan Add more ~ing to Your Life.  Buku tipis dengan kualitas tebal. Buku sederhana, dengan pesan luar biasa. Buku mungil, bercahaya langit ! buku mendarat tetapi energinya  dahsyat !

Ah,  setidaknya, itulah yang dirasakan, saat kita (khususnya saya) membaca buku tersebut.

Menurut  Gabrielle Bernstein,  motivator yang lahir di New York 34 tahun lalu ini, untuk mendapatkan kebahagiaan, dibutuhkan strategi ‘menambangkan proses’. Tambahkan proses gerak Anda, pada setiap langkah. Add more  ~ing to Your Life, katanya. Logika yang  sangat sederhana, namun memiliki pesan yang kuat. Ibarat kita yang berhasrat naik ke puncak, maka strategi yang pasti, hanyalah satu kata, tambahkan satu langkah lagi, maka kita bisa sampai ke puncak.

Pesan  Add more  ~ing to Your Life ini, termasuk  cukup sulit untuk dilakukan oleh sekelompok orang. Karena, banyak orang yang  malahan, menunjukkan sikap yang sebaliknya.

Hari ini. Saya mendengar seorang pemimpin, katanya mengaku pemimpin, tapi memang secara formal, memang pemimpin, pemimpin sebuah lembaga pendidikan. Dia mengatakan, bahwa di tahun ini, tidak akan ada ini, hanya akan ada itu dan ini saja. Mengenai ‘ada ini dan itu saja’, mengacu pada program yang sebelumnya sudah ada. Pernyataan itu, menjelaskan, seolah dulu ada 3 program, sekarang Cuma ada 2 program.  Jika dulu dilakukan dengan begini dan begitu.  Untuk tahun ini, hanya begini saja.

Penjelasan ini, membuatku merinding. Merinding. Merinding bukan takut dengan apa yang akan terjadi,  cuma takut diri ini mengidap penyakit serupa itu. Penyakit hanya bisa mengurangi dan menghapus, tetapi tidak  bisa  memperbaiki dan menambah.

Mengapa di sebut penyakit, kembali lagi ingatan ini,  tercantol pada motivator cantik dari  belahan bumi di seberang sana. Gabrielle Bernstein, menegaskan, dibagian akhirnya, bahwa untuk mendapatkan prestasi pamuncak, untuk mendapatkan kebahagiaan, dan atau untuk mengubah apa yang ada hari ini, langkah ‘menambahkan ~ing lebih banyak lagi” adalah kunci utamanya.

Disini tidak mungkin menjelaskan satu-persatu dari ~ing yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Tetapi, untuk sekedar mengingatkannya, kita butuh reading, feeling, focusing, balancing dan manifesting. Bahasa sederhanya, untuk mencapai puncak cita-cita, kita perlu membaca, merasakan, memfokuskan, seimbangkan, dan menunjukkan. Itulah ikhtiar kita untuk mencapai impian di masa depan!

Kata Gabrielle Bernstein, tambahkan terus ~ing yang lainnya, yang mampu mendorong diri kita maju ke arah lebih baik.  Untuk sekedar mengingatnya, mohon maaf, mungkin pesan dasarnya itu adalah perlunya kebiasaan kita untuk terus menambahkan (adding) terhadap berbagai hal pernah kita raih sebelumnya. Itulah kuncinya !

Indikasi kemunduran akan sangat jelas tampak dalam diri kita. Bila kita malah menerapkan prinsip cutting (memotong).  Ini memang ~ing, tetapi ~ing seperti ini, bukanlah ~ing yang positif. Seorang pemimpin terbiasa dengan kebijakan-kebijakan kurangi atau hapuskan, menunjukkan adanya kelemahan dalam visi, agenda dan ‘impian masa depannya’.  Pemimpin seperti itu, menunjukkan ada ketakutan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi kenyataan dan masa depan.

Sebagai catatan kita, pemimpin atau orang yang merasa terganggu keuntungannya, atau labanya, dia akan menerapkan prinsip ‘kurangi’ orang lain. Kurangi pendapatan orang lain. Kalau dia merasa terganggu dengan kepentingan orang lain, dia akan mengerapkan prinsip cutting. Hapuskan jabatan orang  lain. Hapuskan akses orang lain. Hapuskan program orang lain.

Rumus matematika sangat sederhana, “tidak akan meningkat, bila kita terus mengurangi, dan tidak akan tambah tinggi, bila kita terus mundur”. Jangankan turun, berhenti saja  PASTI tidak akan mengantarkan kita pada puncak impian !

Sekecil apapun, pengurangan, jika tidak diimbangi dengan pelibatan tambahan kebaikan, akan menyebabkan kita berada pada lembah keterpurukan ! Karena itu, imbangi pengurangan dengan pelipatan tambah, insya Allah Anda akan berada pada puncak impian !

Majulah, kendati hanya selangkah !

Advertisements