Berdasarkan analisis ini, setidaknya hampir 28% soal Ujian Nasional Geografi SMA/MA tahun 2011 dapat dinyatakan tidak akurat. Ketidakakuratannya soal ini, potensial merugikan para peserta didik dalam proses ujian nasional dimaksud.

Analisis-Struktur-Soal-UN-Geo-2011 ini, dimaksudkan untuk memberikan opini pembanding bagi para pembuat soal (pembuat kebijakan), sehingga di masa yang akan datang, dapat meningkatkan kualitas soal UN. Kita semua sepakat, bahwa program evaluasi memiliki maksud dan tujuan untuk mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, dan oleh karena itu perlu ditunjang oleh paket soal yang berkualitas pula.

Hal yang dapat direkomendasikan di sini, untuk tahun berikutnya, konsep PAKET SOAL hendaknya tidak mengacu pada PASOBUTAN, tetapi pada Paket Soal Berbeda Pernyataan (PASUDATAN). Dengan tetap mengacu pada SKL yang dimaksud, dalam PASUDATAN ini, soal tidak dibedakan dari sisi nomor urut, melainkan dari pernyataan soal. Bentuk soal ini, diharapkan lebih mengacu pada substansi daripada sekedar teknis pengurutan soal. Melalui pendekatan ini, kualitas soal akan jauh lebih berwibawa dibandingkan dengan sekedar membedakan urutan soalnya.

Advertisements