Sahabat, sahabat,
hari ini, kita akan merasakan hal yang sama. karena hari ini, kita tengah berada di ujung ramadhan, dan di awal syawal. Kalau kita renungkan bersama, ternyata ujung ramadhan itu adalah masalah ril manusia. kebutuhan manusia. dan tanggungjawab manusia.

pertama, ujung ramadhan itu adalah pentingnya sebuah kejujuran dan keterbukaan, dalam bahasa agama (fatoro) yang artinya berbuka, membuat terbuka. di awal syawal inilah, kita harus terbuka, dan membuka diri. dalam bahasa modern, di awal syawal inilah, kita harus jujur atau terbuka. bahwa kita bukan manusia suci, bukan manusia sempurna, mungkin ada dosa yang dilakukan sadar, dan ada yang dilakukan tidak sadar. maka, kini saatnya kita jujur, terbuka, untuk salih memaafkan. itulah idul fitri, atau hari keterbukaan.

kedua, ujung ramadhan itu adalah peduli pada sesama. wujud nyatanya adalah zakat, bentuk akhirnya adalah peduli dan simpati pada sesama. inilah lebaran, dan itulah akhir ramadhan.

perjuangan puasa selama satu bulan, harus ditutup dengan kesadaran diri untuk peduli dan tanggungjawab pada sesama. inilah akhir drama pendidikan spritual ramadhan.

ketiga, ujung ramadhan dan awal syawal, manusia harus kembali mengagungkan derajat manusia. ole karena itu, menghormati orang lain, memberi maaf dan mohon maaf, bukan saja kepada mereka yang masih hidup, tetapi juga kepada mereka yang sudah meninggal. bukan saja kepada yang dekat, tetapi kepada yang jauh. itulah mudik, itulah ziarah, itulah shilaturahmi, itulah halal bihalal.

dengan curhatan itu, kesadaran terpenting pasca ramadhan adalah mewujudkan diri menjadi orang terbuka (fatoro), dan peduli pada sesama, baik dekat maupun jauh, baik yang masih ada maupun yang sudah jadi sejarah.

Selamat Lebaran……1431 H.

Advertisements